BI:Permintaan Mayarakat Tehadap uang kecil Meningkat

Makassar:-BI:Permintaan uang kecil terus meningkat pada Ramadan tahun ini. Di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Niaga Madani misalnya, permintaan uang kecil sangat besar di banding hari-hari biasa.

Direktur BPRS Niaga Madani Hj Hasniah mengungkapkan, penukaran uang kecil sudah mulai marak satu minggu yang lalu. Yang paling banyak dibutuhkan adalah pecahan Rp10 ribu dan Rp5000. “Kadang ada juga yang meminta pecahan Rp20 ribu,” ujar Hasniah, Jumat 19 Agustus.

Pihak BPRS Niaga Madani, lanjut Hasniah, tidak mematok berapa persediaan. Hal itu tergantung dari besarnya persediaan dari Bank Indonesia. BPRS Niaga Madani memprioritaskan penukaran uang kecil bagi nasabah. “Biasanya nasabah menelepon dulu sebelum ke sini,” tuturnya.

Total nasabah BPRS Niaga Madani berjumlah 3.000 orang dan tersebar di tiga kantor cabang. Makassar, Gowa, dan Sengkang. Juga di enam kantor kas di Jalan Bandang, Lanto Dg Pasewang, Maros, Siwa (Wajo), dan Bone. Khusus di Makassar, BPRS Niaga Madani memiliki sekitar 2.000 nasabah, mereka inilah yang banyak melakukan penukaran uang kecil.

Bank Indonesia Makassar meningkatkan persediaan uang kecil pada Ramadan dan menjelang Lebaran ini hingga 20 persen, dari total kebutuhan dana masyarakat di Ramadan dan lebaran tahun lalu yang mencapai Rp3 triliun.

Pimpinan Bank Indonesia Makassar Lambok Antonius Siahaan mengatakan, pada Ramadan dan Lebaran tahun ini, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya, menyiapkan kebutuhan uang kartal bagi masyarakat untuk berbagai kebutuhan dengan jumlah yang tidak terbatas agar masyarakat tidak kesulitan terutama untuk kebutuhan uang tunai.

Selain menyiapkan kebutuhan uang tunai masyarakat, pihaknya juga meningkatkan pelayanan agar masyarakat mudah memperoleh uang tunai tersebut antara lain dengan membuka kas titipan di Palopo dan Mamuju, serta menyediakan kas keliling.

Seperti tahun-tahun sebelumnya juga, kata dia, pecahan yang paling banyak dibutuhkan masyarakat saat menjelang lebaran adalah pecahan Rp50000, Rp20000, Rp10000, Rp5000, dan pecahan Rp2000. Tahun ini Bank Indonesia juga menyiapkan pecahan-pecahan tersebut. Bahkan total jumlahnya ditingkatkan dari saat Ramadan dan Lebaran tahun lalu.

Selain itu pihaknya juga akan menyediakan mobil kas keliling, terutama untuk ditempatkan di kantor-kantor pemerintah seperti di kantor gubernur, dan kantor wali kota untuk melayani kebutuhan uang kartal seluruh pegawai negeri sipil (PNS), termasuk untuk masyarakat umum.

Kepala Kantor Wilayah X Makassar Bank Mandiri Edhi Chrystanto siap menyediakan berapa pun uang kartal yang dibutuhkan masyarakat pada bulan puasa dan Lebaran kali ini. Meski tidak merinci berapa besar persediaan uang kartal yang disiapkan, pihaknya memiliki 348 mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk transaksi tunai, serta 26 mesin ATM non tunai, yang tersebar di seluruh Kanwil X Makassar.

Untuk satu mesin ATM, sekali pengisian bisa mencapai Rp400 juta. Dalam seminggu, pihaknya bisa melakukan tiga kali pengisian hanya di satu mesin ATM saja. Mesin-mesin ATM tersebut akan membantu masyarakat untuk bisa melakukan transaksi secara tunai kapan pun dan dimana pun, tanpa harus mendatangi kantor-kantor cabang Bank Mandiri yang ada. (asw)