Hukum Asuransi tenaga kerja

Tugas Hukum Komersial
HUKUM KOMERSIAL
ASURANSI TENAGA KERJA


OLEH :
Nama : Al muhazzab
Stambuk : 10 199 005
Kelas :Diploma III
STIM NITRO MAKASSAR
2011/2012

Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan karunia dan nikmat bagi umat-Nya. Alhamdulilaah Makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah HUKUM KOMERSIAL dengan Judul (ASURANSI KERUGIAN DI INDONESIA “Asuransi tenaga kerja“, karena terbatasnya ilmu yang dimiliki oleh penulis maka Makalah ini jauh dari sempurna untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan.
Tidak lupa penulis sampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah turut membantu dalam penyusunan Makalah ini. Semoga bantuan dan bimbingan yang telh diberikan kepada kami mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Amin
Akhirnya penulis berharap semoga Makalah ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.
Makassar , januari 2012

Penulis

Daftar Isi
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1 : Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Permasalahan
1.3. Tujuan Penulisan Makalah
Bab 2 : Pembahasan
2.1. Pengertian Asuransi
2.2, Asuransi tenaga kerja
2.3. Dasar Hukum Asuransi Tenaga kerja
Bab 3 : Penutup
3.1. Kesimpulan
3.2. Kritik & Saran
Daf tar Pustaka

Bab 1
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang :
Perasuransian adalah istilah hukum (legal term) yang dipakai dalam perundang-undangan dan perusahaan peasuransian. Istilah perasuransian berasal kata “asuransi” yang berarti pertanggungan atau perlindungan atas suatu objek dari ancaman bahaya yang menimbulkan kerugian. Dalam pengertian “perasuransian” selalu meliputi dua jenis kegiatan, yaitu usaha asuransi dan usaha penunjang usaha asuransi. Perusahaan perasuransian selalu meliputi perusahaan asuransi dan penunjang asuransi.

Perusahaan asuransi adalah jenis perusahaan yang menjalankan usaha asuransi. Usaha asuransi adalah usaha jasa keuangan yang dengan menghimpun dana masyarakat melalui pengumpulan premi asuransi memberikan perlindungan kepada anggota masyarakat pemakai jasa asuransi terhadap kemungkinan timbulnya kerugian karena suatu peristiwa yang tidak pasti atau terhadap hidup atau meninggalnya seseorang.

Pengertian Asuransi bila di tinjau dari segi hukum merupakan asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara 2 (dua) pihak atau lebih dimana pihak tertanggung mengikat diri kepada penanggung, dengan menerima premi-premi Asuransi untuk memberi penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang di harapkan atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan di derita tertanggung karena suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberi pembayaran atas meninggal atau hidupnya seseorang yang di pertanggungkan.

1.2 Rumusan masalah.
Perjanjian asuransi adalah suatu perjanjian peruntungan. Kalau kejadian sebelumnya sudah terang akan terjadi atau si mempertanggungkan tidak turut serta berusaha supaya kejadian itu tidak terjadi atau dengan sengaja berusaha supaya kejadian itu datang, maka bagi asurator tidak ada kewajiban untuk melakukan kewajibannya.
1.3 Tujuan penulisan makalah
1. Untuk memberi pengertian yang jelas tentang pengertian asuransi kerugian dalam masyarakat.
2. Untuk mengetahui dan memberi penjelasan tentang unsur-unsur yang terdapat dalam suatu asuransi.
3. Untuk mengetahui hal-hal mengenai asuransi kerugian yang diatur dalam KUHD.

Bab 2
Pembahasan
2.1 Pengertian Asuransi
Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut.
2.2, Asuransi tenaga kerja
Asuransi tenaga kerja adalah orang yang masuk asuransi dan menanggung kehidupan keluarganya,inilah salah satu asuransi masyarakat di Jepang,dua asuransi lainnya adalah asuransi penanggulangan kecelakaan tenaga kerja dan asuransi tenaga kerja.
2.3 Tenaga kerja kontrak dan Jaminan tenaga kerja
Yang paling penting sebelum melaksanakan pekerjaan/menjadi karyawan anda harus memeriksa sendiri kontrak kerja anda dan peraturan kerja anda terlebih dahulu.
A. Tenaga kerja kontrak
(1) Arti dari tenaga kerja kontrak
Kontrak kerja adalah; syarat/peraturan kerja tentang ( peraturan untuk bekerja),ikatan kerja antara anda dan pemilik Perusahaan.Pada waktu mengikat perjanjian kerja,pemimpin perusahaan menuliskan tentang, pemberian upah kerja,waktu kerja dan lain sebagainya, sebagai bukti tertulis dalam ikatan kontrak kerja.
Contohnya ,perjanjian upah kerjanya hanya dimulut saja tidak ada bukti tertulis,dan nantinya akan menyebabkan masalah sudah ada pengalaman yang seperti ini.Untuk itu fahamilah isi perjanjian kontrak kerja anda dengan seksama.Bila perjanjian kontrak kerja anda ditulis dengan memakai bahasa Jepang,mintalah untuk diterjemahkan kedalam bahasa anda,dan anda harus memahami benar isi dari kontrak kerja anda tersebut.
(2) Jaminan tenaga kerja harus dinyatakan dengan surat tertulis.
Jaminan tenaga kerja harus dinyatakan dengan surat tertulis seperti yang daftar yang di bawah ini.
* Waktu kontrak kerja.
* Tempat untuk bekerja dan penjelasan pekerjaannya.
* Waktu mulai kerja dan waktu selesai kerja,sesuai dengan jam kerja yang ditentukan dan adanya lembur kerja, waktu istirahat,libur kerja,cuti kerja,dll.
* Upah kerja yang telah di tentukan,jumlah,cara pembayarannya,batas habis waktu dan masa pembayaran, dan juga tentang kenaikan upah kerja.
* Tentang pengunduran diri (dari pekerjaan)
  Di Perusahaannya,apabila adanya kontrak kerja dan peraturan kerja yang telah di tentukan ( Peraturan pekerjaan(yang menentukan Perusahaan) ),anda harus memeriksa isi kontrak kerjanya.
B. Jaminan tenaga-kerja
(1) Waktu jam kerja dan waktu jam istirahat.
Waktu jam kerja,yang standart adalah 8 jam perhari,tidak boleh lebih dari 40 jam dalam seminggu.waktu jam istirahat tidak termasuk dalam jam kerja,tetapi persiapan untuk bekerja dan membersihkannya,dll mendapat perintah dari pemimpin Perusahaan itu berarti telah masuk dalam jam kerja.
Apabila jam kerjanya lebih dari 8 jam, istirahatnya 1 jam lebih berarti jam kerjanya akan lebih.
(2) Hari libur dan sistim liburan bergaji tahunan
Standart hukum ketenaga-kerjaan,pekerja mendapatkan minimum,1 hari lebih dalam seminggu atau melewati 4 hari lebih selama 4 minggu. Kemudian yang telah ditentukan selain dari hari libur,sebagai hal yang biasa apabila pekerja menginginkan pembayaran upah kerja disaat pekerja ingin libur kerja,libur kerjanya disaat diliburan bergaji tahunan(liburan tahunan),dapat menerima bila masuk menjadi karyawan setelah 6 bulan dan terus berlanjut kerja,apabila berkerja dengan 80 persen lebih dari semua hari kerja(hari yang harus bekerja),minimum 10 hari setelah itu,di tempat anda berkerja,anda akan mendapatkan liburan bergaji tahunan sesuai dengan jumlah tahunan anda bekerja.

Pekerja perjaman/part time,dll yang mempunyai jam kerja yang sedikit, juga mendapatkan liburan tahunan sesuai dengan jumlah hari kerja pekerja.Apabila ada keberatan/kesusahan dari pihak Perusahaan,hari libur taunan yang telah ditentukan berubah,sebelum kejadian tersebut muncul bicarakanlah dengan atasan anda.
(3) Upah kerja ( gaji,bonus,dll )
Upah kerja ialah berupa mata uang,yang dihasilkan dari orang yang bekerja dengan jumlah penotalan,yang telah ditentukan waktu dan harus dibayarnya 1 bulan sekali.
Tentang harga upah kerja,tergantung dari jenis kerjanya dan tempat kerjanya.Kalau upah kerja anda sedikit dari jumlah minimum upah kerja anda,maka pemimpin Perusahaan anda harus membayar terus menerus neraca pembayaran,dan ada juga yang terkena denda.

Dan,minimum upah kerja pada pekerja part time dan pekerja sambilan juga digunakan. Tanyakanlah ke petugas standart tenaga kerja.

C. Asuransi penanggulangan kecelakaan tenaga kerja
(1) Apa arti dari ganti rugi kecelakaan tenaga kerja
Pada dasarnya dapat disebutkan asuransi buruh/tenaga kerja,pembayaran asuransi ditanggulangi oleh pihak pemilik Perusahaan ( pemimpin Perusahaan).Orang asing juga dapat menerima asuransi ini tidak lihat dari status izin tinggalnya bila bekerja di perusahaan termasuk kerja sambilan atau part time.Apabila dalam bekerja mengalami kecelakaan,mengalami sakit,dan bila meninggal,juga pada waktu bekerja mengalami bencana,maka asuransi buruh menjadi sasarannya,macam-macam hal tentang pembayaran ganti rugi.

Tetapi,bila pekerjanya atau pemilik Perusahaannya tidak mendaftarkan asuransi ini ke Petugas standart tenaga kerja,maka tidak menerima pembayaran ganti rugi.Bila anda mengalami kecelakaan tenaga kerja, yang pertama kali adalah melaporkan ke petugas standart tenaga kerja.

Pembayaran ganti rugi yang utama :
Pembayaran ganti
rugi yang utama Tempat penyerahan
dokumen Dimana pemberian dokumen
Pembayaran ganti kerugian pengobatan
(surat penagihan pembayaran pengobatan) Rumah sakit yang telah ditunjuk Oleh Asuransi tenaga kerja Rumah sakit yang telah ditunjuk (pada waktu memeriksa/ mendiagnosa)
Pembayaran ganti kerugian hari libur (surat penagihan ganti kerugian hari libur) Petugas standart tenaga kerja Petugas standart tenaga kerja
Pembayaran ganti kerugian masa gangguan (surat penagihan pembayaran ganti kerugian masa gangguan) Petugas standart tenaga kerja Petugas standart tenaga kerja
Tunjangan keluarga (surat penagihan pembayaran uang tunjangan pensiun dan tunjangan keluarga) Petugas standart tenaga kerja Petugas standart tenaga kerja

●Pembayaran ganti rugi pengobatan
Apabila pekerja,pada waktu bekerja mengalami kecelakaan dan sakit,kebutuhan akan ongkos perawatan dan pengobatan akan dibayar.
* Apabila ingin mendapatkan pengganti rugian ongkos perawatan,sebisanya merawat ke rumah sakit yang telah ditunjuk oleh asuransi tenaga kerja.Di rumah sakit menyediakan formulir surat penagihan pembayaran pengobatan,pada waktu pertama kali memeriksakan ke rumah sakit,dan formulir surat tersebut diserahkan,maka permohonan asuransi tenaga kerja telah terbuat,tidak perlu membayar apa pun sampai perawatannya selesai.Bila menggunakan asuransi kesehatan masyarakat nasional atau asuransi kesehatan swasta(pribadi) juga harus memohon asuransi kecelakaan tenaga kerja.
●Pembayaran ganti kerugian hari libur
Apabila pekerja,pada waktu bekerja mengalami gangguan,dan untuk itu membutuhkan libur kerja untuk perawatan dan pengobatan,dan tidak menerima upah kerja, 60% dari dasar upah perhari akan dibayar dari 4 hari itu.
* “ Surat penagihan ganti kerugian hari libur”(mendapatkannya dipetugas standart tenaga kerja) dan memberikannya ke petugas standart tenaga kerja.
●Pembayaran ganti kerugian masa gangguan
Ketika bekerja mengalami kecelakaan dan sakit,dan di tubuhnya meninggalkan bekas gangguan(cacat),akan mendapatkan pembayaran.
●Pembayaran tunjangan keluarga
Apabila pekerja,pada waktu bekerja mengalami meninggal dunia,akan mendapatkan pembayaran tunjangan keluarga.

3-2 Asuransi tenaga kerja
(1) Arti dari asuransi kesehatan tenaga kerja.
Apabila pekerja,seandainya mengundurkan diri, menerima pengaguran dan sistim lainnya, pembayaran asuransi ditanggung oleh kedua belah pihak;pemilik perusahaan dan pekerja.Agar dapat aman dalam masa pencaharian kerja.Asuransi tenaga kerja,bila pekerja yang menggunakan adalah orang asing.Untuk lebih jelasnya,konsultasikan Hallo Work.Bagi pekerja part time,bekerja selama 1 tahun lebih,dalam seminggu 20 jam bekerja maka dapat menggunakan asuransi tenaga kerja.
Kemudian,di kecualikan bagi orang yang berusia 65 tahun keatas dari sifat asuransi tenaga kerja.
(2) Pembayaran pengangguran asuransi tenaga kerja
Pembayaran pengangguran ( subsidi dasar ) penerimaannya adalah, dari masa pengangguran selama 1 tahun,orang yang mempunyai asuransi tersebut harus masuk asuransi selama 6 bulan lebih.
Daftar di bawah ini tentang dokumen yang diperlukan dan dibawa ke Hallo Work daerah setempat ,bila mendaftarkan pencarian pekerjaan keputusan tentang upah kerja dan menerima pernyataan pengangguran.setelah itu pihak Hallo Work menunjuk tanggal (setiap 28 hari) anda harus datang keHallo Work.
Secara konkrit pembayaran pengangguran dan jumlah uang,tergantung dari masa pemakaian asuransi tenaga kerja,jumlah upah kerja,umur dan alasan berhenti bekerja.

Dokumen yang diperlukan Tempat penyerahan /pemberian Dari dan sampai kapan
1 Surat pengangguran
2 Surat keterangan yang menerima asuransi pengangguran.
3 Kartu Tanda Penduduk orang Asing
4 Foto 1 lembar
5 Stempel/Cap(bila ada) Hallo Work daerah setempat Jika mungkin secepatnya setelah berhenti bekerja.

Telah masuk asuransi kesehatan,bila pekerja dan keluarganya mengalami kecelakaan dan sakit,sangat diperlukan untuk membayar pengobatan dan menerima subsidi uang.Dan bila masuk asuransi hari tua (pensiun),memenuhi keperluan penting tertentu,dan akan menerima uang pensiun.
4-1 Perawatan medis
Orang asing yang tinggal di Jepang,nantinya memakai asuransi kesehatan atau asuransi kesehatan Nasional.Bila tidak masuk asuransi tersebut,maka biaya pengobatan ditanggung sendiri.

(1) Asuransi kesehatan
Perusahaan yang menggunakan pekerja orang asing, juga menyarankan harus untuk masuk asuransi kesehatan.

Tentang masuk asuransi kesehatan,orang yang masuk asuransi dan keluarganya bila mengalami perawatan Dokter akan menerima pembayaran uang perawatan dan uang subsidi. Selain dari sakit dan kecelakaan,persalinan dan meninggal dunia juga mendapatkan asuransi ini.Pembayaran asuransi kesehatan ini di tanggung 50% – 50% oleh pekerja dan perusahaan. Bila tidak masuk asuransi uang perawatan medis ditanggung sendiri.Untuk lebih jelasnya hubungilah alamat tempat kerja anda bagian kantor pengawas asuransi kesehatan masyarakat.

(2) Asuransi Kesehatan Nasional
Bila orang asing yang tidak dapat mengambil asuransi kesehatan, pada waktu regritasi orang asing,izin tinggalnya mendapatkan jangka waktu 1 tahun lebih ( mendapat izin 1 tahun lebih untuk menetap diJepang) dan dapat mengambil asuransi kesehatan Nasional.Orang yang masuk asuransi tersebut bila mengalami kecelakaan atau saki,dapat menerima biaya pengobatan medis. Dan pada pembiayaan persalinan dan meninggal dunia.Untuk lebih jelasnya hubungilah tempat pada waktu anda mendaftarkan ke regritasian penduduk asing,di kantor Kelurahan daerah anda.

4-2 Pensiun
Orang yang asing yang tinggal diJepang,mendapatkan asuransi kesejahteraan di hari tua atau uang pensiunan masyarakat.
(1) Asuransi kesejahteraan pensiun
Asuransi kesehatan yang terus di gunakan oleh orang tersebut dan masuk ke perusahaan yang mempunyai karyawan 5 orang lebih,Bagi orang asing juga agar mendapatkan asuransi kesejahteraan di hari tua,diharuskan masuk asuransi tersebut.Pada pekerja part time,di perusahaan tempat bekerjanya yang biasanya dilakukan 3 per 4 dari waktu kerja atau jumlah hari kerjanya,dan berkewajiban masuk asuransi tersebut.Pembayaran asuransinya ditanggulangi 50%-50% oleh pekerja dan pihak perusahaan,dan jumlah pembayarannya tergantung dari jumlah upah kerja perbulannya dan Bonus.Kemudian pembayaran asuransi di lakukan di tempat kerja anda.

DASAR HUKUM ASURANSI :

Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992
Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.
Badan yang menyalurkan risiko disebut “tertanggung”, dan badan yang menerima risiko disebut “penanggung”. Perjanjian antara kedua badan ini disebut kebijakan: ini adalah sebuah kontrak legal yang menjelaskan setiap istilah dan kondisi yang dilindungi. Biaya yang dibayar oleh “tertanggung” kepada “penanggung” untuk risiko yang ditanggung disebut “premi”. Ini biasanya ditentukan oleh “penanggung” untuk dana yang bisa diklaim di masa depan, biaya administratif, dan keuntungan.
Contohnya, seorang pasangan membeli rumah seharga Rp. 100 juta. Mengetahui bahwa kehilangan rumah mereka akan membawa mereka kepada kehancuran finansial, mereka mengambil perlindungan asuransi dalam bentuk kebijakan kepemilikan rumah. Kebijakan tersebut akan membayar penggantian atau perbaikan rumah mereka bila terjadi bencana. Perusahaan asuransi mengenai mereka premi sebesar Rp1 juta per tahun. Risiko kehilangan rumah telah disalurkan dari pemilik rumah ke perusahaan asuransi.
Asuransi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD)
Definisi Asuransi menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), tentang asuransi atau pertanggungan seumurnya, Bab 9, Pasal 246
“Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dengan mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.

Bab 3
Penutup

3.1. Kesimpulan :
Asuransi merupakan upaya yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kemungkinan timbul kerugian akibat terjadi peristiwa yang tidak pasti dan tidak diinginkan. Melalui perjanjian asuransi risiko kemungkinan terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian yang mengancam kepentingan tertanggung itu dialihkan kepada perusahaan Asuransi kerugian selaku penanggung.
Sebagai imbalannya, tertanggung bersedia membayar sejumlah premi yang telah disepakati. Dengan demikian, tertanggung yang berkepentingan merasa aman dari ancaman kerugian, sebab jika kerugian itu betul-betul terjadi penanggunglah yang akan menggantinya.
Tertanggung sebagai pihak mempunyai kepentingan terterntu dalam kegiatan usaha atau hubungan dengan pihak lain dalam masyarakat. Kepentingan yang dimaksud adalah tanggung jawab akibat perbuatannya terhadap pihak ketiga, misalnya perbuatan yang merugikan orang lain atau perbuatan tidak mampu membayar hutang kepada pihak kreditur.
Risiko tanggung jawab terhadap pihak ketiga inilah yang dialihkan kepada penanggung. Dalam bahasa inggris, tanggung jawab ini disebut third party lialibility. Dalam kenyataannya, bentuk asuransi yang menanggung kerugian yang timbul dari tanggung jawab tertanggung terhadap pihak ketiga diperlukan sekali.
3.2. Saran :
Demi Kesejatraan Tenaga kerja Para Karyawan Diharuskan masing-masing Mendaftarkan Keselamatan jiwa “kesehatan” Pada Pt.Asuransi,

Daftar Pustaka
Abdulkadir Muhammad,Hukum Asuransi Indonesia,PT. Citra Aditya Bakti, Bandung
Hukum Asuransi
makalah hukum asuransi
http://www.clair.or.jp/tagengorev/id/e/03-1.html