Awal Manis NBL bimasakti

MALANG – Bimasakti Nikko Steel Malang membuka turnamen preseason NBL Indonesia 2011-2012 dengan baik. Tim tuan rumah mengalahkan tim lama dengan nama baru, Comfort Mobile BSC Jakarta yang tampil dengan mayoritas pemain baru. Tim yang dulunya bernama Citra Satria Jakarta ini tak mampu keluar dari kepungan Bimasakti dan menyerah dengan skor akhir, 48-76.

Bertanding di Gor Bimasakti Malang, Jumat (23/9/2011), tuan rumah sebenarnya bermain kurang baik pada kuarter pertama. Beberapa kali mendapatkan kesempatan free throw, para pemain Bimasakti justru terlihat gugup di hadapan pendukungnya sendiri. Made Indra tidak memasukan satu pun free throw dari dua kali kesempatan yang ia dapatkan. Keseluruhan, persentase free throw Bimasakti hanya 47 persen.

BSC Jakarta sendiri sepanjang kuarter pertama terlihat bermain dengan strategi yang sedikit berbeda. Gabriel Sitaniapesy, big man BSC yang diprediksi akan banyak bermain di low post malah lebih banyak berusaha menyarangkan angka dari luar garis three point.

Gabriel hanya memasukan satu dari lima kali percobaan three point di kuarter pertama, dan satu dari empat kali percobaan di kuarter kedua. Gabriel mencetak delapan angka di kuarter kedua sementara timnya masih cukup ketat menempel Bimasakti, 24-31.

Kuarter ketiga benar-benar menjadi milik Bimasakti. Tim asuhan Eddy Santoso ini mengunci BSC di delapan poin sementara mereka melaju dengan 22 angka. Bima Rizky menjadi motor serangan Bimasakti di kuarter ketiga dengan enam angka.

Ketika tertinggal cukup jauh, pada menit-menit terakhir, BSC menurunkan sebagian besar guardnya. Hasilnya sangat di luar dugaan. Para guard BSC bermain cepat dan berhasil memecah kebuntuan ketika timnya tertahan di point 34. Bimasakti sendiri bermain stabil. Yanuar Priasmoro mengumpulkan 13 angka untuk membawa kemenangan pertama bagi tim kebanggaan Malang ini.