Duet Barcelona Vs MU Jadi Club Terbaik Eropa

Barcelona dan Manchester United mencatatkan dirinya sebagai salah satu klub terbaik dunia saat ini. Namun, jika dihadapkan pada pertanyaan siapa yang lebih baik diantara dua tim tersebut? Ini jawaban dari mantan bintang AS Roma, Real Madrid dan AC Milan Christian Panucci.

Dalam sebuah wawancara dengan Goal, Rabu (21/9/2011), Panucci diminta memberikan komentarnya terkait kekuatan Barca dan United yang dalam beberapa tahun terakhir sukses mendominasi sepakbola dunia. Berdasarkan pengamatannya terkait kekuatan kedua tim tersebut di musim ini, Panucci menilai Barca masih tetap tim terbaik dunia saat ini.

Namun, Panucci menilai skuad asuhan Pep Guardiola tidak akan dengan mudah meraih sukses, karena banyak saingan kuat. Salah satu yang dinilainya punya potensi menghentikan dominasi Barca adalah Manchester United, tim yang dikalahkan Blaugrana 3-1 pada laga final Liga Champions musim lalu.

“Barcelona merupakan tim yang fantastis, tapi untuk musim ini mereka mungkin akan menghadapi persaingan yang lebih sulit di banding musim lalu. Namun secara umum, tak diragukan lagi bahwa Barcelona merupakan tim terbaik dunia,” tutur Panucci.

“Sementara Manchester United juga punya kans besar untuk berprestasi. Mereka adalah tim yang punya sikap luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka berada di puncak permainan, karena punya mental yang unik. Inilah yang akan membantu mereka melewati rintangan yang datang,” sambungnya.

Lebih jauh, Panucci juga menyebut nama striker United, Wayne Rooney sebagai salah satu striker yang digemarinya. Menurut Panucci, Rooney punya semua syarat yang dibutuhkan untuk menjadi striker terbaik dunia.

“Rooney dan Samuel Eto’o merupakan dua striker favorit saya. Dia (Rooney) adalah pemain yang fantasist dan determinasinya untuk selalu meraih kemenangan tak tertandingi. Dia ada pemain yang sangat kuat dan cepat. Jika Anda bermain untuk tim seperti Manchester United dalam beberapa tahun, itu berarti Anda adalah pemain kelas dunia, dan Rooney jelas salah satunya,” tutup pria 38 tahun yang sempat memberikan gelar Liga Champions untuk AC Milan (1993/94) dan Real Madrid pada musim 1997/1998.