Inovasi Kunci Sukses Wirausaha Teknologi

Makassar.kompas.com.Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Surapranata menekankan pentingnya inovasi bagi pelaku wirausaha berbasis teknologi.

Kunci sukses pada abad 21 adalah inovasi. Oleh karena itu, kita harus bisa meningkatkan kreativitas dan semangat kewirausahaan untuk membangun perekonomian, serta peningkatan daya saing dengan kunci sukses inovasi,” kata Suharna dalam Kuliah Perdana Universitas Multimedia Nusantara 2011 dengan tema “Creative Technopreneurship” di Kampus UMN Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (17/9/2011).

Suharna mengatakan, untuk membangun kreativitas kewirausahaan yang bermanfaat luas, produk-produk kreatif harus bisa berpengaruh pada kehidupan sosial ekonomi negara dan tak hanya dinikmati oleh pelaku usaha sendiri. Untuk itu, ia meminta agar para pemuda, khususnya mahasiswa, untuk kreatif mendorong terciptanya industri kreatif yang bermanfaat bagi banyak orang.

Menristek menjelaskan bahwa pada 2008 daya saing Indonesia masih berada dalam tahap driven stage, di mana perekonomian Indonesia masih berbasis pada sumber daya alam. Setelah melewati dua tahun masa transisi, barulah pada tahun ini Indonesia masuk pada tahap efficiency driven stage atau perekonomian berbasis inovasi.

Salah satu masalah Indonesia saat ini adalah tidak terjalinnya kolaborasi antara sumber daya alam dan manusia yang ada sehingga kewirausahaan berbasis teknologi tidak bisa terbangun dengan baik.

Oleh karena itu, Suharna berharap lembaga ilmu pengetahuan termasuk universitas dapat memecahkan masalah ini dan menciptakan peserta didik yang unggul secara akademis dan praktis dalam bidang wirausaha. “Untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi negara mandiri, maju, adil dan makmur pada 2025, pemerintah harus bisa membangun ekosistem dengan baik sehingga knowledge base terbangun dan kolaborasi dapat terjadi,” ujarnya.

Kuliah Perdana tersebut dibuka dengan sambutan dari Rektor UMN Ninok Leksono. Tahun ini UMN menerima kurang lebih 1.300 mahasiswa dalam tujuh program studi di universitas tersebut. Ninok berharap bahwa kehadiran Menristek dapat memberi semangat dan inspirasi bagi para mahasiswa baru untuk menjalani masa perkuliahan dengan baik ke depannya. Ninok juga berpesan agar mahasiswa terus berkreasi agar memberikan manfaat besar bagi negara.

“Inovasi dapat sukses bila disertai semangat kewirausahaan. Hal itu berarti harus melibatkan banyak anggota masyarakat, sehingga bisa membuka banyak lapangan kerja baru dan meningkatkan ekonomi negara,” ujarnya.

Dalam kuliah perdana itu, UMN juga mengundang tiga pelaku bisnis berbasis teknologi sebagai pembicara. Mereka adalah pendiri situs komunitas Kaskus Andrea Darwis, Sudarmin Then selaku pendiri rumah produksi online game Toge Production, dan Direktur Tokobagus.com Arnold Sebastian. Para pembicara tersebut menyampaikan bahwa wirausaha teknologi di Indonesia memiliki pasar besar sehingga berpotensi untuk terus digarap secara maksimal.